Thursday, April 3, 2008

SEBELUM DAN SESUDAH

SEBELUM DAN SESUDAH

Kejadian 1.1-2

Ada yang aneh nih, Metaners! Di ayat kedua, kita dikasih tahu kalau bumi “belum berbentuk dan kosong.” Apa artinya? Terjemahan yang paling dekat biar kita lebih gampang ngertinya yaitu “tidak produktif n’ belum dihuni.” Lalu “gelap gulita menyelimuti samudera raya.” Wah ngeri banget! Kamu-kamu aja pasti ada yang parno dengan ruangan gelap, kan? Apa lagi kalo sendirian? Iiihh, nggak ku-ku dech!

Prenz, ayat ini mau nunjukin perbedaan yang besar antara “sebelum dan sesudah” Allah menata bumi ciptaan-Nya. Di ayat 3 n’ 6 kita tahu bahwa tumbuhan, binatang n’ akhirnya manusia ditempatkan Allah atas bumi. Terus kegelapan akan segera diusir ketika Allah berfirman pada hari pertama, “Jadilah terang.”

Hmm, kamu perhatiin nggak, waktu itu kan belom ada matahari n’ bulan? Terus terang itu dari mana? Aahh, dari Allah sendiri Prenz! Terang itu bukan miliknya matahari n’ bulan, tapi miliknya Allah. Emang, dalam pelajaran IPA kamu tahu kalo matahari tuh satu bintang yang punya terang cahaya sendiri dari dalamnya. Tapi bagaimana pun, cahaya itu adalah ciptaan Allah.

Nah, nah! Kita jadi makin jelas nih, apa maksud ayat ini. Yang semula nggak produktif, gersang n’ kosong melompong, jadi semarak n’ terisi. Yang semula gelap gulita, menjadi terang benderang!

So Prenz, apa pentingnya buat hidup kita? Siapa bilang nggak ada jawaban bagi masalah kita? Siapa yang berani berkata kalo hidup kita tuh terus-menerus gelap? Jadi, hapuslah dalam kamus pikiran kamoe kata “MADESU”: Masa Depan Suram. Kalau kamu punya Tuhan yang dinyatakan dalam Alkitab, kamu punya terang hidup! Puji Tuhan.

No comments:

Post a Comment